“IBSN : Seni Bela Diri, Pentingkah…???”
September 14, 2008 at 9:22 pm | In Hobi, IBSN, Komunitas | 31 CommentsTags: Bela Diri, Capoeira, Hobi, IBSN, Martial Arts, Seni Bela Diri
Jika kita senang menyaksikan film action yang bersifat full body contact dengan adegan ”bak-buk bak-buk gedebuk” (bunyinya kurang lebih seperti itulah), tanpa disadari sebetulnya kita telah menjadi pengagum nilai seni. Seni tersebut dinamakan Martial Arts atau yang biasa dikenal sebagai Seni Bela Diri. Jika berbicara tentang seni bela diri, banyak sejarah suatu bangsa tentang seni bela diri yang mengiringi perkembangan peradaban dari bangsa tersebut.
Martial Arts, awalnya dikenal sebagai suatu metode pertarungan untuk mempertahankan diri dari suatu ancaman yang biasanya dilakukan tanpa senjata (unarmed). Tetapi dengan mengikuti perkembangan zaman, saat ini martial arts dapat dijadikan sebagai suatu hobi, bahkan menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan hingga bertaraf internasional.
Berbagai tujuan yang mendasari seseorang dalam mempelajari martial arts antara lain adalah untuk pertahanan diri, meditasi, bahkan untuk mendapatkan tubuh atletis, menambah rasa percaya diri, serta untuk pembentukan mental.
Asal mula lahirnya martial arts saat ini masih susah untuk ditelusuri dan masih diperdebatkan, seperti yang kita ketahui bahwa seni bela diri memiliki karakter tersendiri disetiap negara seperti China, Jepang, India, Korea, dan tentu saja Indonesia dengan pencak silatnya. Bahkan pada negara-negara tersebut, martial arts masih terbagi lagi berdasarkan kelas-kelas atau kasta sosial suatu suku atau bangsa, sebagai contoh adalah t’an t’ui, yaitu suatu seni ilmu bela diri yang hanya ada di China Selatan di kalangan Muslim.
Menurut hasil observasi saiia dengan membaca berbagai macam literatur dan buku, beberapa ilmu martial arts yang ada sebenarnya dapat di-kategorikan dalam 3 konsentrasi yaitu :
Pukulan kosong dengan anggota tubuh (pencak silat, karate, ninjutsu, kickboxing, taekwondo, capoeira, savate, dll)
Bantingan (judo, aikido, wrestling)
Senjata atau alat (iaido, bojutsu, kendo, anggar, bushido, gatka)
Saat ini, banyak ditemukan kelas atau kursus pelatihan bela diri, yang masing-masing tempat tersebut memiliki tujuan yang berbeda-beda. Ada yang mencetak atlit, mengajarkan cara membela diri dalam pergaulan, bahkan ada yang bertujuan untuk melestarikan tradisi kuno. Metode dalam pengajaran kepada murid juga berbeda-beda antara satu tempat kursus atau kelas, dengan tempat yang lain, disesuaikan pada tujuannya masing-masing.
Secara umum, martial arts dipelajari dengan tujuan untuk mempertahankan diri dari serangan asing. Namun terlepas dari itu, dalam martial arts juga diajarkan bagaimana kita mengendalikan diri terhadap emosi, kesadaran, kesehatan, dan juga mental, seperti ilmu Tai Chi Chuan dari China.
Tidak jauh berbeda dengan jenis martial arts seperti Taekwondo yang banyak menggunakan unsur tendangan, ternyata memiliki filosofi yang menunjang keharmonisan dan peningkatan kualitas hidup, melalui keseimbangan tubuh, jiwa, dan pikiran.
Ada juga seni ilmu beladiri yang mementingkan unsur seni dibalik gerakannya, seperti capoeira dari Brazil. Dibalik gerakannya yang lentur, capoeira sangat mementingkan unsur seni tari dan musik, jika dilihat sekilas, capoeira mirip dengan gerakan tarian yang lengkap dengan iringan musik tradisional Brazil (berimbau, atabaque, pandeiro, agogo, dan caxixi). Ilmu bela diri ini memang sengaja disamarkan dalam bentuk tarian karena larangan keras dari kolonial Portugis bagi masyarakat Brazil untuk mempelajari bela diri.
Sama halnya dengan wushu, yang awalnya merupakan ilmu mempertahankan diri masyarakat China dari serangan binatang buas yang kini lebih dipandang sevagai suatu seni. Karena itu, gerakan-gerakannya diberi variasi yang indah. Jangan heran jika kita melihat pada acara-acara tertentu yang bersifat resmi di negara China, akan melihat demonstrasi beladiri wushu yang indah dan atraktif.
Menurut saiia, bela diri merupakan kombinasi yang tepat antara olahraga dan kekuatan untuk menunjang aktifitas sehari-hari, gerakannya yang lincah dapat meningkatkan heart rate (detak jantung) sebagai adrenalin untuk meningkatkan kemampuan bergerak (refleks) dan sistem pernafasan. Selain itu, gerakan kuda-kuda, tendangan, pukulan, serta bantingan yang sering ditemui dalam martial arts, juga dapat melatih kekuatan otot kaki dan tangan.
Dengan melatih otot-otot tersebut, kemampuan gerak refleks yang kita miliki tentu dapat meningkat, dan ini dibutuhkan bagi kita yang aktif dalam kegiatan sehari-hari, atau jika kita mengalami serangan dari orang asing, atau bahkan dapat memberikan perlawanan dengan menembus pertahanan lawan.
Berikut ini tips-tips dasar dalam martial arts (sudah disetujui oleh dokter kesehatan lho) :
- Untuk melatih otot paha, lakukan squat jump (loncat-loncat kek kodok) 50 kali dalam sehari, kalau kebanyakan 10 kali juga boleh, bagi anda yang sering ke gym lakukan barbell squat (angkat berat pkai kaki), ini dilakukan untuk memperkuat kuda-kuda.
- Untuk memperkuat otot perut, lakukan sit-up setelah bangun pagi (jangan lupa gosok gigi), karena perut termasuk titik rawan bagi manusia.
- Untuk memperkuat stamina, lakukan lari-lari pagi, kalau ga sempat pagi ya sore hari minimal selama satu jam, juga dapat melatih pernapasan.
- Jangan lupa untuk melatih gerakan-gerakan teknik bela diri minimal 2 kali dalam seminggu, untuk meningkatkan penguasaan diri terhadap situasi yang sebenarnya.
- Ingat, jangan pernah berlatih sendiri (melakukan gerakan-gerakan extrim) tanpa didampingi oleh pelatih yang berpengalaman bagi anda yang baru mencoba.
- Sering-seringlah mencari teman lawan tanding (sparing partner), bukan untuk tonjok-tonjokan atau pelampiasan, namun untuk mencari, bahkan mencuri (pssssstttt) teknik-teknik terbaru.
- Nah, selamat mencoba.
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.





apa pengaruhnya buat seksualitas? adakah?
*ada mas, bisa meningkatkan ….. (sensor dulu), itu akan menjadi artikel yang berbeda, akan saya ulas berikutnya aha
Komentar oleh cantigi — September 15, 2008 #
tetap ada gunanya. sebagai olah raga minimal. kalau berpestasi kan bisa ikut kejuaraan, dapet medali kan hebat.
*bela diri kan olahraga juga yah pak’e ^^, makasih pak dah singgah
Komentar oleh Nizar AL-Kadiri — September 15, 2008 #
Waww..Sassie jadi pengen ikutan salah satu nih ..umh kira kira seni bela diri apa yang pas buat makhluk tuhan yang paling sexy bernama wanita he he he.. ^o^
*mhh sasie wanita yah? “bletak”
Komentar oleh Sassie Kirana — September 15, 2008 #
gmna kalo nyiptaiin jurus sendiri kira-2 bisa ghak yah?
*bisa lho pak, jurus dibuat untuk mnyesuaikan gerakan di situasi sesungguhnya, contoh kongkrit sperti aliran baru bela diri di indonesia yang namanya “A’a Boxer”, jurus2nya didapat dari pengalamn bertarung semua
Komentar oleh hmcahyo — September 15, 2008 #
hehehehe …
jadi inget masa lalu, ikut latihan beladiri
*lanjutkan saja mas
Komentar oleh Artha — September 15, 2008 #
Wataw….
jadi inget film angling dharma…:)
*sama die, jadi ingat filem Tom and Jerry…
Komentar oleh OdieGakLogin — September 15, 2008 #
waktu kecil beberapa kali ikut latihan bela diri tapi gak pernah tuntas..
jadinya sampe sekrang ga ada ilmu bela diri yang dikuasai
*penguasaan bela diri juga akan percuma kalo ga pernah latihan, terusin aja latihannya mbak
Komentar oleh easy — September 15, 2008 #
pukulan sekali kedip, tendangan tanpa bayangan .. itu masuk martial art juga ngga yah?
tapi pasti martial art itu perlu .. seenggaknya buat perlindungan diri , ya ndak?
*wong fei hung yg menggunakan tendangan tanpa bayangan adalah tokoh legenda yang dibenarkan keberadaanya, seperti Si Pitung dalam cerita pahlawan Betawi, itu juga martial arts lho pak
Komentar oleh mascayo — September 16, 2008 #
“Seni Bela Diri, Pentingkah…???”
YA ,… kalau anda mau me-mentingkannya !
pengalaman kami, seni akan hilang “taste” nya
jika harus kita bawa “ke-PENTING-an”
tidak ada yang melarang … bawa saja !!
BTW,,
makasih kunjuNGANNYA bRO..!!
http://galeter.wordpress.com
*haha selalu bersemangat
“taste” dalam seni yang berbasis tindakan akan beda dengan “taste” dalam seni yang berbasis perasaan, sama-sama terimakasih atas kunjungannya bro..!!
Komentar oleh galeter — September 16, 2008 #
Kalo aku ikutan jurus menggebuk trus melarikan diri ambil langkah seribu…wiiiii…..
*mhh, itu juga seni “pembelaan” diri kok mbak
Komentar oleh isfiya — September 16, 2008 #
Saya jago karambol..
*sama, ayo mari kita maen karambol
Komentar oleh gajah_pesing — September 16, 2008 #
Wah… martial arts untuk pertahanan diri bagus.
Jika untuk olah raga, Aq mah menghindari yang (full) body contact *berBahaYa*.
salam
*iya, martial arts lebih cenderung sebagai pertahanan diri daripada olahraga, namun unsur2nya adalah olahraga juga ^^
Komentar oleh cenya95 — September 16, 2008 #
wah, penting mas..
*buat bela diri
(seperti namanya yak)
Komentar oleh Agung Mojosari — September 16, 2008 #
ada gak yach ilmu bela diri yang tidak memerlukan latihan fisik yang berat?
*ada mbak, tapi namanya ilmu “pembelaan” diri
Komentar oleh maya — September 16, 2008 #
dari 50 kok di korting jadi 10..???
jauh banget gitu loh…
btw..
nice tips..
*haha, disesuaikan dengan kemampuan lho mas, asalkan dilakukan dengan rutin ^^, bagi yang sudah terbiasa, 50x itu minimal dalam 1 hari
Komentar oleh oRiDo™ — September 16, 2008 #
dulu pernah belajar karate tapi dasarnya aku malas akhirnya ga terusin
*lanjutkan saja mas, dasar beladiri itu adalah gerak reflek, untuk melatihnya dapat dilakukan dengan latihan yang rutin untuk mengingatkan tubuh akan gerakan tersebut ^^
Komentar oleh Tony — September 16, 2008 #
ciaattttt………
bagaimana kalo beladiri VS pistol ????
atau kungfu hustle VS KungPaoChicken ???
ide bagus kek nya tuh
*iya, satria baja hitam VS chibi maruko chan, mhh kek nya ide lain yang bagus juga tuh
Komentar oleh maman496 — September 17, 2008 #
kayaknya beladiri perlu deh bwt cewe2, coz cewe2 tuh selalu jd korban kekerasan hehe..
saya dl pernah ikut merpati putih sm taekwondo tp hasilnya?? ngos-ngosan mulu haha..
*ala bisa karena biasa
Komentar oleh INDAH REPHI — September 17, 2008 #
klo bela diri buat ngeblog pnting ga ?
*beladiri buat personal dalam aktifitas, PIGURAKU berorientasi untuk membagi pengetahuan tentang apa saja…
Komentar oleh yog@ — September 17, 2008 #
kalau baca posting ini, bela diri nampak penting. dulu waktu smp pernah ikut judo dan tae kwon do, tapi belum tahu manfaatnya secara lebih rinci, terutama dari sisi seni nya. hanya tahu sebatas kegiatan berolah raga. olah raga yang bisa aq dinikmati sebagai seni kini tinggal lari, berenang dan loncat-loncat di pagi hari… hehe…
. kalau mendaki/kiking tinjauan dari sisi seni dan filosofinya bagaimana yaa…? salam…
*manfaat yang bisa diambil dari beladiri tergantung masing2 pribadi yang mempelajarinya
Komentar oleh zulkarmen — September 19, 2008 #
penting bener..
asal digunain untuk kebajikan
macem si buta dari goa hantu ato pitung lah..
*sejarah martial arts sebagian besar dimanfaatkan untuk beladiri, sekarang lebih berorientasi ke olahraga ^^
Komentar oleh Rully Patria — September 21, 2008 #
martial art ituh enak buat di pelajarin. lumayan bagus buat di aplikasikan dalam keadaan terdesak.
cuman, paling nampol sih make BECENG…
huehuehue…
*senjata (BECENG) juga memiliki kekurangan dan kelebihan, tergantung si pemakai ^^
Komentar oleh nyurian — September 22, 2008 #
setuju sama komen sassie ma indah rephie, yg cocok buat cewe beladiri apa yaaah…
*semuanya cocok, asalkan dipelajari dengan sungguh2
Komentar oleh Ic — September 22, 2008 #
jadi inget film kungfu
*saya jadi ingat film romantiss
Komentar oleh alhakim — September 28, 2008 #
Komentar oleh ZXV — Oktober 1, 2008 #
Komentar oleh ZXV — Oktober 1, 2008 #
Komentar oleh ZXV — Oktober 1, 2008 #
Beladiri NINJUTSU ada diIndonesia….gak
Komentar oleh ZXV — Oktober 2, 2008 #
NINJUTSU Sekarang Pake Ilmu Spiritual Gak
Komentar oleh ZXV — Oktober 22, 2008 #
Bagus bgt kang Klo boleh saya minta data tentang titik rawan dalam tubuh yang harus dilindungi apabila sedang megikuti bela diri..?
Komentar oleh goen3a1 — Oktober 27, 2008 #
Sabuk Karate Ada Berapa….ya,Sebutin Donk!!
Komentar oleh ZXV — November 15, 2008 #