“IBSN : Artikulasi dan Analogi Menurut Pemikiran Seorang Awam”
September 3, 2008 at 1:53 pm | In IBSN | 19 CommentsTags: Berbagi, Berbagi Tak Pernah Rugi, IBSN
Saya teringat ucapan teman yang mengatakan “bantu dong, ntar nanti aq bantu juga deh”, aplikasi dari sebuah pemahaman tentang “Take and Give” dan hal ini hampir serupa dengan asas “Hak dan Kewajiban” yang sering dianut oleh sebuah negara demokrasi terhadap rakyatnya. Ada satu nilai yang setara antara hak, kemudian kewajiban, ataupun nilai tersebut sudah ditentukan berdasarkan parameter-parameter tertentu. Namun pemahaman ini berbeda dengan konsep yang dapat saya tangkap dari IBSN (menurut saya).
Dalam bulan ramadhan yang sedang kita jalani sekarang, setiap umat islam di anjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, baik itu yang berhubungan langsung dengan Sang Maha Pencipta Allah Azzawajalla, maupun yang bersifat sosial (hablumminannaas). Salah satu bentuk ibadah sosial yang patut di lakukan dalam bulan ramadhan adalah sedekah, infaq, menyantuni fakir miskin, anak-anak putus sekolah dan yatim piatu, serta ber-zakat.
Pada penghujung bulan ramadhan, umat islam diwajibkan ber-zakat (zakat fitrah), mengeluarkan sebagian dari harta untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
Pertanyaan : mengapa berzakat?
Zakat fitrah dilakukan untuk mensucikan harta yang dimiliki, karena sebagian dari harta tersebut, ada hak orang lain yang dititipkan kepada kita.
Nah, didalam zakat fitrah itu sendiri terkandung makna “memberi tanpa mengaharapkan imbalan”.
Kalau seandainya ilmu, wawasan, pengetahuan, atau bahkan keahlian di posisikan sebagai harta? (mari tanyakan pada diri kita masing-masing).
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.





Alhamdulillah, pemikiran yang baik, sungguh. akhirnya makin bertambah orang yg mengerti filosofi IBSN. makasih mas isnuyasha.. ^_^ keep good work!
Komentar oleh cantigi — September 3, 2008 #
mudah-mudahan ya mas deni
Komentar oleh Isnuyasha — September 3, 2008 #
seeeppp..betoooooll..
ane dukung tuh…
Komentar oleh Odie — September 3, 2008 #
mnurut saia kalo orang ngomong gitu berarti nolongnya nggak okhlas ya??
** kutip: ” bantu donk, nanti aku bantu juga deh ” **
Komentar oleh shei — September 4, 2008 #
alhamdulillah ada yang bikin artikel IBSN lagi..
keep good work
http://hmcahyo.wordpress.com/2007/10/19/berzakatlah-agar-kaya-dan-mensucikan-harta/
Komentar oleh sanggarpenulisan — September 4, 2008 #
selamat — atas penulisan IBSN artikel untuk yang pertama
salam dari malang
http://hmcahyo.wordpress.com/2007/10/19/berzakatlah-agar-kaya-dan-mensucikan-harta/
Komentar oleh sanggarpenulisan — September 4, 2008 #
SIip IBSN pertama di blog ini… selamat
http://hmcahyo.wordpress.com/2007/10/19/berzakatlah-agar-kaya-dan-mensucikan-harta/
Komentar oleh hmcahyo — September 4, 2008 #
@shei
kalo bantu org yang ngomong seperti itu harus kita tanya dulu ke diri sendiri, karena iming bakal dibantu atau ridho Allah?
@hmcahyo
Alhamdulillah di sela2 kesibukan nih pak, terimakasih
Komentar oleh Isnuyasha — September 4, 2008 #
aduh… maaf komennya bisa dobel 3x.. wordpress lag eror kayaknya… beberapaa komen dari mas deni http://www.cantigi.wordpress.com d blog di tempat saya.. padahal sesama wordpress..
salam
Komentar oleh hmcahyo — September 5, 2008 #
Assalamu’alamu’alaikum…semoga keberkahan dan kekuatan lahir batin senantiasa dicurahkan oleh Allah SWT kepada mas isnu (dan semoga cepat berkeluarga
) selama menjalani ibadah Romadhon kali ini…
Komentar oleh heri — September 5, 2008 #
wa’alaikumussalaam, Allahu yaa amiin (ealah pak heri bisa aja neh, ga ada yang mau pak
)
Komentar oleh Isnuyasha — September 5, 2008 #
waah buat tulisan IBSN juga, eh belum merit toh, pantesan pasang banner IBJI huhu
*bilang aja mau pasang juga aha
Komentar oleh Ic — September 5, 2008 #
Assallammualaikum..
Pagi mas isnu..mau numpang makan sahur hi hi hi..
Kunjungan balasan salam kenal mudah mudahan diterima..~.~
*Wa’alaikumsalaam, maaf neh sie ga ada yang bisa disajikan buat santap sahur, marii silahkan
Komentar oleh Sassie Kirana — September 7, 2008 #
Upz..kelupaan..mau bilang artikel yg hebat mudah mudahan akan makin banyak orang pintar yang memiliki pemikiran dan konsep berbagi ilmu dg ikhlas..
Salam!
*amiin (waduh jadi besar kepala dah
)
Komentar oleh Sassie Kirana — September 7, 2008 #
Kalaupun mengharap imbalan, setidaknya bukan pada yang diberi zakat. Tapi pada Sang Pemberi Rizki.
Dengan harapan itu manusia mendekat pada-Nya, dan menyucikannya dari harapan kepada makhluk-Nya.
Allahu’alam bish-showab.
*InsyaAllah pak, makasih dah mampir, salam kenal
Komentar oleh Zico Alviandri — September 8, 2008 #
Assalamualaikum
Smg Allah membantu urusan kita bang. Jangan fikirkan balasan dari orang lain.
*Wa’alaikusalaam
Amiiin, akur deh, kembalikan segala sesuatunya kepada Allah (walaupun berat), makasih dah singgah..
Komentar oleh julfan — September 9, 2008 #
ibsn apaan yah?
btw,
tukeran link dung…
http://nyurian.wordpress.com
makasih…
*mau tahu? silahkan berkunjung kesini nih ^^
blog mas sudah saya link tuw aha (dengan semangat), akan segera berkunjung balik..
Komentar oleh nyurian — September 10, 2008 #
Assallammualaikum..
Mampir lagi mas..mau nganterin helm baru kan helm yg lama gak muat coz kepalanya kegedean
*kabuuurr*
*Wa’alaikumsalaam..
hayah, kalo saya buka helm tar nyesal, rambut saya brokoli soalnya (hayooo mau kabur kemana)
Komentar oleh Sassie Kirana — September 10, 2008 #
terus terang dari dulu aq suka mempertanyakan soal ilmu tu. masalahnya banyak orang yg sebenarnya punya kemampuan, kesempatan & waktu, tapi gak mau memanfaatkannya, gak mau belajar, so…. kalo melihat org yg begitu rasanya malas mo bagi2 ilmu (malah kalo ditanya pun kadang2 aq suka menghindar, jahat ya..?)
salam.
*yah, itu masalah di tempat yang semestinya atau tidak, yang terpenting adalah keikhlasan dalam memberikan ilmu tersebut, tetep smangatt ^^
Komentar oleh neen4 — September 16, 2008 #