“Email Dari Bung Andi Hakim”

Agustus 25, 2008 at 5:49 pm | In Tulisanku | 12 Comments
Tags: , ,

merdeka !!! bung

kita sedih melihat apa yang terjadi terhadap bangsa ini hari ini, seolah-olah kita dapat berbuat apa-apa.

saya sangat kecewa bulan ini. saya diskusi dengan kawan-kawan yang mau mencaleg dari berbagai partai namun jawaban yang saya dapatkan bukan ingin menciptakan perubahan, menuju kesejahteraan rakyat. yang bepikir untuk kesejahteraan rakyat dan menginginkan perubahan menuju perbaikan malah beberapa kawan saya yang note benenya etnis cina yang selama ini kita anggap orang yang hanya memikirkan diri sendiri,

ya tapi begitupun. saya optimis perubahan akan datang.

kesejahteraan rakyat akan tiba.

hanya mungkin waktunya yang entah kapan

 

 

Saya tergugah ketika membaca email dari bung Andi Hakim yang dikirim ke saya. Sejujurnya, tidak banyak orang yang saya temui berpikiran bahwa “kesejahteraan rakyat” adalah hal yang diutamakan.

Tidak dipungkiri bahwa dalam kondisi per-ekonomian negara yang (menurut saya) masih carut-marut sekarang ini, banyak pribadi-pribadi yang memanfaatkan momen-momen tertentu (seperti naiknya harga BBM, maraknya pencalonan legislatif pasca pemilu, dll) untuk mengangkat kepentingan pribadi, menambah jumlah materi, kepentingan golongan, atau bahkan bertujuan kotor secara transparan dengan memanipulasi catatan keuangan (korupsi) dari suatu lembaga atau departemen.

Disisi lain, saya bersyukur bahwa masih ada yang mempertahankan sikap idealisme-nya untuk menciptakan suatu perubahan demi kesejahteraan rakyat, yang kemudian berharap dapat di-tindaklanjuti dengan perbuatan, tak peduli dari etnis, agama, suku bangsa, disiplin ilmu, tingkat masyarakat atau daerah manapun dia berasal.

“Ringan sama di jinjing berat sama dipikul”, bangsa yang ber-adab dan ber-moral adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan, dan bukankah para pahlawan dan pendahulu kita telah mengajarkan bahwa “kebersamaan dapat menciptakan suatu perubahan?”.

& Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. pertamax…
    sebaiknya harus dimulai dari diri sendiri aja dlo… :)

  2. rekrutmen caleg tak jelas
    sehingga banyak kaum pengangguran
    dan yang tak jelas kualitasnya lolos jd caleg
    pada Pemilu 2009, mari kita coblos caleg
    yg benar2 kita tahu dgn pasti kualitas dan track recodnya

  3. @My
    pertamax..
    iy setuju, justru itulah point pertama yg harus dilakukan
    @mikekono
    bener tuh mas, sbnrnya yg brperan penting dalm pemilihan caleg adalah parpol ny, jangan memilih “kucing dalam karung”

  4. Yah jaman sekarang ini memang jarang yang memikirkan orang banyak, tapi jangan sengaja menjudge suatu etnis ya. Karena aku juga banyak punya temen etnis itu, mereka sangat peduli pada kemaslahatan juga. Tergantung personalnya saja kok…
    Karena etnis kita juga sangat banyak yg nggak perduli dgn org banyak ya kan…
    Keep fight for goodness.

  5. @isfiya
    menurut bung Andi Hakim bahwa ternyata teman beliau yang etnis cina lebih sosialis dibanding keturunan asli, ironi
    makasih nih dah mampir, eh mas ato mbak nih? aha

  6. caleg…??? skrg mah jaman artis jadi caleg :P males jadinya…

  7. jadi caleg kan mahal, jadi ya begitu deeeh…
    *capeeee*

  8. @carra
    hm gmna mbak kalo kita saja yang daftar jadi artis, kan kursi keartisan bnyak yang kosong, sebab smuanya pada daftar jadi caleg sih ehe ;)
    @chic
    iya mbak, makanya mending jadi artis, kan ga mahal tuw ejeje

  9. kalau ga begitu bukan Indonesia kali yaks :D

  10. yupz mulai dari diri sendiri….
    keep smile aja deh…

  11. Kill them ALL!!!!!!
    awas aja klo caleg macem2!!!
    tar diseret ke tengah lapanga, di telanjangi mau??

  12. ditelanjangin tengah lapangan??? kek opspek anak teknik jak hehe


Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.